pacunews.com - Doctor X The Era of White Mafia mencuri perhatian penggemar drama Korea dengan rating tembus 18 persen di episode keempat, sekaligus menuai protes dari dokter ortopedi Korea soal akurasi prosedur medis.
Rating Solid dan Sorotan Tajam Dunia Medis
Drama medis terbaru SBS ini mencatat performa rating cukup kuat sejak episode perdana, Nielsen Korea Selatan mencatat episode keempat menyentuh angka 18 persen, capaian yang terbilang tinggi untuk slot drama medis dengan persaingan ketat di musim gugur 2026.
Di balik popularitas, muncul kritikan dari dokter spesialis bedah ortopedi berinisial A, ia menyoroti kunjungan berulang dokter memeriksa pasien hingga prosedur penanganan yang dinilai tidak sesuai praktik medis nyata, pengajuan peninjauan siaran pun dilakukan sebagai pengingat pentingnya realisme tindakan medis dalam cerita.
Dualisme Kim Ji Won Sebagai Dokter Jenius
Usai sukses besar Queen of Tears 2024, aktris 34 tahun Kim Ji Won kembali lewat peran Gye Soo Jung, seorang ahli bedah saraf dengan keterampilan di atas rata-rata, karakter ini mendapat julukan anjing gila di ruang operasi karena aura karisma dan otoritasnya saat memegang pisau bedah.

Menariknya, sosok tersebut memiliki dua sisi kontras, garang dan tajam di meja operasi, tapi canggung dan menggemaskan di luar ruang bedah, latar belakang berlapis membuat karakter ini kompleks, tak heran namanya melesat ke posisi pertama daftar aktor paling dibicarakan versi Good Data Corporation yang dikutip Soompi per 22 Oktober 2026.
Transformasi peran seperti ini menuntut riset mendalam, meski drama noir medis ini fiktif, penonton medis mengharapkan detail tindakan sesuai standar, protes yang muncul justru menjadi diskusi sehat soal batas dramatisasi dan edukasi, serupa dengan pentingnya penerapan kesehatan yang akurat di rumah agar informasi medis tidak menyesatkan.
Tekad Melawan Korupsi di Ruang Operasi
Judul Doctor X menyiratkan misi utama, yakni mempertahankan keyakinan demi nyawa pasien di tengah tekanan organisasi korup, Gye Soo Jung tidak hanya bertarung dengan penyakit, tapi juga membongkar praktik korupsi di rumah sakit, konsep ini menjadikan drama ini sebagai drama katarsis bertema keadilan pertama SBS dengan balutan noir medis.
Sensasi Keadilan dan Katarsis Penonton
Alur difokuskan pada perjuangan individu melawan sistem, penonton tidak sekadar disuguhi kemampuan bedah jenius, tapi juga ketegangan moral saat idealisme berbenturan dengan kekuasaan, pendekatan ini memberi sensasi kepuasan emosional ketika kebenaran perlahan terungkap, formula yang kerap sukses di drama hukum dan medis Korea.
Keberanian naskah debut Pyeon Seong Geun patut diapresiasi, ia menulis cerita 12 episode yang padat dengan intrik, sutradara Lee Jung Rim mengarahkan dengan tempo cepat, memadukan adegan operasi intens dengan dialog tajam, perpaduan ini yang membuat drama tetap digemari meski ada kritik akurasi, untuk inspirasi mengelola tekanan kerja, baca juga cara mencegah burnout dan menjaga kesejahteraan mental yang relevan dengan dunia medis penuh tekanan.
Chemistry Lintas Generasi Kim Ji Won dan Lee Jung Eun
Selain pemeran utama, aktris senior Lee Jung Eun yang berperan sebagai Jang Hui Suk, Direktur Agensi Tenaga Medis, mencuri perhatian, hubungan keduanya sebagai mitra yang saling mendukung dibangun dari tragedi masa lalu yang serupa, ikatan mendalam itu menjadikan Jang Hui Suk sebagai pendukung setia Gye Soo Jung.

Sutradara Lee Jung Rim mengakui ada rasa kepercayaan dan kenyamanan khusus antara kedua aktris yang melampaui akting, chemistry lintas generasi ini menawarkan gambaran solidaritas perempuan yang jarang dieksplorasi di drama medis, bukan sekadar senior junior, tapi kemitraan emosional yang menghangatkan cerita keras tentang korupsi medis.
Dinamika ini penting, karena drama medis sering didominasi rivalitas laki-laki, kehadiran duo perempuan kuat memberi warna baru, penonton melihat bagaimana pengalaman dan energi muda bersinergi menghadapi sistem patriarkal rumah sakit, aspek ini yang banyak dipuji kritikus meski ada catatan soal realisme prosedur.
Jajaran Pemain Top dan Ambisi Masing-Masing Karakter
Daya tarik lain terletak pada jajaran bintang ternama, Son Hyun Joo didapuk sebagai Boo Seung Kwon, direktur Rumah Sakit Universitas Guseo yang korup, sementara Kim Woo Seok memerankan Park Tae Kyung, dokter magang bedah yang ramah sekaligus ambisius, setiap tokoh memiliki keyakinan dan ambisi pribadi yang menambah intrik.

Karakter-karakter tersebut tidak hitam putih, mereka digambarkan abu-abu, punya motivasi logis, Boo Seung Kwon misalnya bukan sekadar antagonis karikatural, tapi representasi sistem rumah sakit yang terjerat kepentingan finansial, Park Tae Kyung mewakili generasi muda yang terjepit antara idealisme dan ambisi karier.
| Pemain | Peran | Karakteristik |
|---|---|---|
| Kim Ji Won | Gye Soo Jung | Ahli bedah jenius |
| Lee Jung Eun | Jang Hui Suk | Direktur agensi medis |
| Son Hyun Joo | Boo Seung Kwon | Direktur RS korup |
| Kim Woo Seok | Park Tae Kyung | Magang ambisius |
Drama 12 episode ini dijadwalkan tamat pada 14 November 2026, dengan sisa episode, publik menantikan apakah tim produksi akan merespons kritikan dokter ortopedi dengan penyesuaian adegan medis atau tetap fokus pada narasi keadilan, pengalaman redaksi pacunews.com melihat protes semacam ini justru sering mendongkrak popularitas karena memicu diskusi publik luas.
Pada akhirnya, Doctor X The Era of White Mafia berhasil memadukan tiga elemen kuat yakni akting kelas atas, isu korupsi medis, dan solidaritas lintas generasi, meski ada catatan soal akurasi, drama ini tetap menjadi tontonan wajib bagi pencinta genre medis noir yang ingin sensasi berbeda dari drama rumah sakit konvensional, untuk referensi gaya hidup seimbang di tengah maraton drama, simak cara nyata diet sehat relevan saat ini.
Ikuti terus update rating, fakta pemain, dan kontroversi drama Korea terbaru hanya di pacunews.com agar tidak ketinggalan ulasan mendalam dan rekomendasi tontonan paling hangat setiap minggunya.
